Resep Ice Cream Cake


Bahan Vanilla Ice Cream :
# 500 ml fresh cream
# 750 ml susu full cream
# 5 kuning telor
# 200 gr gula pasir
# vanilla (kemaren pake vanila bean)
# 1 sdt gelatin powder
Bahan Peach Ice Cream :
# 500 ml fresh cream
# 750 ml susu full cream
# 5 kuning telor
# 200 gr gula pasir
# 1 sdt gelatin powder
# puree peach (bikinnya dari buah peach kalengan yang diblender sampai halus, ingat ya…buahnya aja)
Cara Membuat:
(Untuk vanilla maupun peach, sebenarnya sama aja…..)
  • kocok kuning telor dengan sedikit gula dengan cara au bain marie sampai mengembang, sisihkan.
  • panaskan susu dengan sisa gula pasir sampai mendidih…(aduk terus selama dipanaskan), kecilkan api
  • masukkan 2 centong susu panas ke kocokan telor, aduk rata lalu masukkan kocokan telornya ke dalam susu sambil diaduk searah sampai adonannya mengental, (apinya kudu dijaga kecil), matikan api
  • masukkan fresh cream dan gelatin, aduk rata sampai gelatin lumer semua
  • dinginkan semalaman (minimal 8 jam)
  • proses di ice cream maker sampai jadi…ikuti instruksi pembuatnya.
(buat vanilla ice cream, ekstrak vanillanya dimasukkan barengan dengan gelatin powder, kalo yang peach, puree peachnya masuk pas adonan mau dimasukkan ke ice cream maker (ICM))
Cara Merakit Jadi Ice cake :
  • sediakan 1 buah sponge cake ukuran diameter  22 cm, belah jadi 2
  • siapkan 2 loyang ukuran diameter 20 cm. alasi loyang pakai plastik lengket, biarkan sisanya menjulur keluar loyang, bikinnya 2 lapis biar kuat pas mau keluarin kuenya.
  • taruh kue didasar loyang, siram dengan es krim yang baru keluar dari ICM, bekukan 2 jam
  • sementara yang lapisan pertama lagi di bekukan, sejam kemudian proses lapisan berikutnya….kalo dah jadi siram di atasnya lapisan pertama..bekukan semalaman
  • keluarkan ice cake dari loyang dengan cara, dihair dryer pinggir loyang dulu sampai agak hangat, terus tarik plastik lengketnya….
  • siap dihias dan disajikan

Ketakutan Adalah Siasat Iblis

 Matius 4 : 7

Sebagian lagi jatuh di tengah semak duri, lalu makin besarlah semak itu dan menghimpitnya sampai mati, sehingga ia tidak berbuah.


Dalam bidang apapun kekuatiran dan ketakutan adalah musuh yang menghambat kemajuan. Dalam kehidupan bisnis kekuatiran dan ketakutan membuat pelaku bisnis tidak berani mengambil langkah-langkah spektakuler sehingga bisnisnya begitu-begitu saja, tidak ada kemajuan. Dalam bidang pelayananpun demikian, kekuatiran dan ketakutan membuat gerak pelayanan perluasan kerajaan Allah menjadi stagnan, tidak berkembang. Bagaimana seandainya para penginjil seperti Paulus, Yohanes, Petrus, Nomensen dan penginjil lainnya di kuasai oleh ketakutan? Jawabannya adalah Injil kebenaran Kristus tidak akan tersebar ke penjuru dunia. Akibatnya saya dan saudara mungkin sampai saat ini masih hidup dalam kegelapan.

Ketakutan adalah musuh paling utama orang Kristen, itulah sebabnya Iblis sering menggunakan ini untuk menjatuhkan anak-anak Tuhan. Iblis memanfaatkan perasaan takut untuk menjatuhkan iman orang percaya. Ketakutan tidak berasal dari Tuhan, tetapi berasal dari Iblis.


II Timotius 1:7-8 Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban. Jadi janganlah malu bersaksi tentang Tuhan kita dan janganlah malu karena aku, seorang hukuman karena Dia, melainkan ikutlah menderita bagi Injil-Nya oleh kekuatan Allah.
Sebagai manusia biasa setiap orang memiliki perasaan takut dan kuatir, itu bukanlah dosa. Tetapi  jika ketakutan dan kekuatiran menjadi berkuasa dan mengendalikan orang yang di cengkeramnya maka hal itu dapat menjadi dosa karena orang yang di cengkeramnya tersebut menjadi kehilangan Iman dan kepercayaannya kepada Tuhan.

I Petrus 5:8 Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.

Ayat diatas menunjukkan bahwa Iblis sering tampil dalam rupa-rupa yang menakutkan. Ia sering tampil bagaikan singa yang mengaum-aum untuk mencari orang yang dapat ditelannya. Kita menggaris bawahi kata mencari, artinya tidak semua orang dapat di telannya. Iblis mengamat-amati dan memilih-milih siapa kira-kira yang bisa ditelannya. Nah, orang yang penakut adalah sasaran dan makanan yang empuk baginya.

Lalu bagaimana agar kita tidak bisa dijadikan makanan empuk singa itu? Yang harus kita lakukan adalah sebagai berikut:

1. Serahkan segala kekuatiran kepada Tuhan.


I Petrus 5:7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.
Serahkan segala kekuatiran kepada Tuhan karena Tuhan sanggup memelihara kita. Menyimpan kekuatiran tidak akan menghasilkan apa-apa bagi kita. Kekuatiran tidak akan membuat kita kenyang malah sebaliknya. Kekuatiran tidak akan memperpanjang usia kita melainkan sebaliknya. Jadi untuk apa di pertahankan? Mari kita renungkan ayat dibawah.

Matius 6:25 "Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?
Matius 6:27 Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?
2. Lawanlah dengan Iman yang teguh.

I Petrus 5:9a Lawanlah dia dengan iman yang teguh,

Kekuatiran dan ketakutan dapat dikalahkan dengan Iman yang teguh. Iman dapat mengalahkan apapun di dunia ini. Bahkan Iman dapat mengalahkan kemustahilan.

Suatu ketika ketika Daud sedang berperang di tempat lain, sementara ia berperang perkampungan tempat tinggal anak dan istrinya serta pengikutnya yaitu Ziklag diserang oleh gerombolan Amalek. Para perempuan diangkut dan perkampungan seluruhnya di bakar. Daud terjepit karena semua rakyat mau melempari dia. Pengikutnya bersungut-sungut kepadanya. Artinya semua orang yang memihak dia mulai berbalik memusuhi dia. Wajar saja pada saat itu dia  merasa takut dan kuatir, belum lagi dia memikirkan bagaimana keadaan istrinya yang sedang berada dalam tawanan gerombolan itu. Tetapi Daud tidak mau di kuasai oleh rasa takut. Dia menguatkan iman kepercayaannya kepada Tuhan. Itu dapat kita lihat pada ayat dibawah:
I Samuel 30:6 Dan Daud sangat terjepit, karena rakyat mengatakan hendak melempari dia dengan batu. Seluruh rakyat itu telah pedih hati, masing-masing karena anaknya laki-laki dan perempuan. Tetapi Daud menguatkan kepercayaannya kepada TUHAN, Allahnya.
Dan ketika dia meletakkan iman kepecayaannya kepada Tuhan maka Tuhan memerintahkan untuk mengejar orang Amalek itu dan Daud berhasil menghancurkan mereka dan merebut semua harta dan anak-istri mereka yang di tawan oleh orang Amalek itu. Bagaimana seandainya Daud tidak menguatkan iman kepercayaannya? Maka sejarah Daud habislah sampai disini. Kita tidak akan menemukan sejarah Daud pada kitab lainnya.

Oleh sebab itu mari menyerahkan segala kekuatiran dan ketakutan kita kepada Tuhan. Kalahkan siasat Iblis dengan menguatkan iman dan kepercayaan kita kepada Tuhan maka kita akan berhasil dalam segala apa yang kita kerjakan, terlebih lagi dalam pelayanan. Injil kerajaan Tuhan akan semakin menyebar sehingga banyak jiwa yang diselamatkan.
 God Bless You.

Puding Coklat Lapis

Bahan Lapisan Cokelat :
  • 1 bungkus agar – agar bubuk
  • 150 gr gula pasir
  • 30 gr cokelat bubuk
  • 1/8 sdt garam
  • 2 kuning telur
  • 800 ml susu cair
Bahan Lapisan Busa :
  • 1 bungkus agar – agar bubuk
  • 75 gr gula pasir
  • 300 ml susu cair
  • 3 putih telur
  • 1/8 sdt garam
  • 25 gr gula pasir
  • 50 gr biskuit cokelat (buang krimnya) dihancurkan kasar – kasar
Cara Membuat :
  1. Lapisan cokelat : rebus agar – agar, susu, cokelat bubuk, gula dan garam sambil diaduk sampai mendidih.
  2. Ambil sedikit adonan. Tuang ke dalam kuning telur. Aduk rata.
  3. Tuang lagi campuran kuning telur ini ke dalam rebusan puding. Rebus lagi sambil diaduk sampai mendidih.
  4. Tuang setengah bagian puding ke dalam loyang loaf 24x20x7 cm. Miringkan posisi loyang. Biarkan puding hingga berkulit permukaannya.
  5. Lapisan busa : rebus susu, agar – agar bubuk dan gula sambil diaduk sampai mendidih. Sisihkan.
  6. Kocok putih telur dan garam sampai setengah mengembang. Tambahkan gula pasir sedikit – sedikit sambil dikocok sampai mengembang.
  7. Tuang rebusan puding ke dalam kocokan putih telur. Kocok rata. Masukkan biskuit. Aduk rata.
  8. Miringkan loyang yang berisi puding cokelat ke arah yang berlawanan. Tuang puding busa. Biarkan setengah beku.
  9. Panaskan kembali sisa adonan cokelat. Tuang ke dalam loyang. Bekukan.
Tips :
  • Supaya adonan busa melekat dengan lapisan cokelat, jangan tunggu adonan cokelat beku. Begitu permukaan lapisan cokelat berkulit, langsung tuangkan adonan busa.

Jumput Tempe

Bahan:
  • 200 g tempe,parut
  • 1/2 butir kelapa setengah tua,parut
  • 2 butir telur ayam
  • 1 sdm ikan teri, goreng haluskan
  • 4 batang serai,ambil bagian putihnya iris tipis
  • garam dan merica secukupnya
  • minyak goreng secukupnya
Bumbu Halus:
  • 2 siung bawang putih
  • 1 sdt ketumbar
  • Cara Membuat:
  • -Campur semua bahan,bumbu halus aduk hingga rata
  • -Ambil adonan dengan ujung jari,usahakan jangan dipadatkan.goreng dalam minyak banyak dan panas hingga kecokelatan,angkat dan sajikan.

Pancake Mini Brokoli




Bahan-bahan  adonan pancake :
  • 150 gr tepung terigu
  • 170 ml susu cair
  • 2 sdm margarin
  • 2 btr kuning telor, kocok lepas
  • 1/2 sdt gula
  • 1 sdt ragi instant
  • 3/4 sdt baking powder
  • 1 bks masako ayam
  • 1/4 sdt merica
  • garam secukupnya
Bahan Taburan :
  • 5 kuntum brokoli, cincang kasar
  • 25 gr keju parut
  • 25 gr bawang bombay , cincang halus
  • 1/2 sdm margarin
  • garam secukupnya
Cara Membuat :
  1. Campur semua bahan Pancake dan  aduk hingga rata . diamkan 25 menit
  2. Tumis bawang bombay dengan margarin lalu tambahkan brokoli dan garam. angkat sisihkan.
  3. Tuang 1 sdm adonan pancake ke dalam cetakan pancake lalu taburi dengan tumisan brokoli dan keju parut.
  4. Masak hingga matang.

Kekuatanku hanyalah berasal dari Doa

Zakharia 4: 6

“Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan Roh-Ku, Firman TUHAN semesta alam”. Ayat inilah yang pertama kali terlintas dalam pikiran saya, saat saya merenungkan Hikmat yang berkata “Kekuatanmu hanyalah berasal dari doa”.


Apakah doa itu? Secara sederhana, doa adalah sebuah komunikasi dua arah antara Tuhan dan kita. Doa bukanlah mengajukan proposal permintaan maupun sekedar mengucapkan keluh kesah kita di hadapan Tuhan. Tujuan sebuah doa bukanlah menyuruh Tuhan,  meminta Dia bertindak atau mengubah ketetapanNya semata-mata karena keinginan kita sendiri, namun lebih tepatnya adalah dengan doalah, Tuhan mengubah hati kita, mengubah mainset pikiran kita menjadi pikiran Kristus, ketakutan atau kebimbangan kita menjadi keyakinan dan kepercayaan penuh kepada Tuhan.

Doa = sekedar meminta Dia bekerja ?

Wow. sedalam apa kita mengenal Dia ? Anda dan saya tidak meminta atau menyuruh Dia bekerja. Dia pasti bekerja, karna sifat Allah adalah Allah yang progresif dan dinamis, Dia tidak pernah tertidur. Namun, yang menjadi permasalahannya adalah adakah manusia yang mau sepakat dengan cara Tuhan bekerja? Adakah manusia yang mau rela dan percaya penuh “TRUST not just believe” dengan segala ketetapanNya? Adakah kerinduan kita sama dengan kerinduanNya? Jika kerinduan kita hanya semata-mata memuaskan emosi dan kepentingan diri semata, tentu itu tidak benar. Tuhan bisa menjawab doa kita yang memiliki motivasi yang salah, namun apakah itu yang terbaik, berkenan dan sempurna menurut rancanganNya, selain itu anda telah membiarkan diri anda berada di luar pengayoman "Covenant" Allah.

Ada alur penting yang pernah diajarkan kepada saya saat saya pernah mengikuti sebuah sekolah doa, yaitu :
Tuhan berbicara =>Anda mendengarkan =>Anda berbicara => Tuhan mendengarkan => (Anda DIAM karna) Tuhan berbicara => Anda mendengarkan.


Dari alur di atas, yang memotivasi pertama kali anda berdoa adalah Tuhan. Anda tidak bisa berdoa dengan keinginan daging, namun anda mau berdoa karna ada dorongan dari hati anda yang digerakkan Tuhan untuk berdoa. Saat Tuhan menggerakkan hati anda, maka tugas anda adalah mendengarkan dan menerima ajakan Tuhan untuk berdoa. Anda berbicara kepada Tuhan dan  Ia mendengarkan. Namun tidak berhenti sampai di situ. Kadang kita sebagai Gereja Tuhan berdoa hanya sampai alur di sini saja. Ini salah, karna Tuhan belum berbicara kepada anda, Tuhan belum menyatakan isi hatiNya kepada anda. Anda tidak akan dapat apa-apa jika anda mendominasi komunikasi dengan Tuhan. Anda hanya sekedar curhat, tapi tidak ada hasil dari doa tersebut. Tuhan mengajak anda berdoa, karna Tuhan mau berbicara kepada anda, Dia mau menghibur saudara dan saya, Dia mau menyatakan ketetapanNya sehingga anda bisa percaya penuh kepada Dia, Dia mau bagikan hikmat dan pewahyuanNya kepada kita.

Apakah kita berdoa hanya saat digerakkan Tuhan untuk berdoa?

ya, namun permasalahannya adalah anda tidak merasa yakin kapan Tuhan berbicara kepada anda dan anda tidak merasa yakin apakah itu suara Tuhan, karena anda tidak mengenal sifat dari suara Tuhan. Doa dikatakan sebagai nafas kehidupan orang percaya. Doa adalah hubungan dari hati ke hati. Doa adalah gaya hidup 24 jam mengikutsertakan Tuhan dalam hidup anda,  dan Tuhan bisa berbicara kepada anda dan saya dalam berbagai hal, oleh siapa pun, kapan pun dan di mana pun.

Saat saya menulis kembali dan mengingat kembali apa yang telah diajarkan kepada saya tersebut, jujur kita harus bangga memiliki Allah yang hidup dan Allah yang suka berkomunikasi dengan kita seperti Adam dahulu berjalan bersama dengan Tuhan. Namun sekarang bukankah jauh lebih indah, karna Tuhan malah tinggal dalam hati kita, Tuhan yang suka berbicara dan menyapa di kedalaman roh dan hati kita.

I Korintus  3:16, Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?

Saya tidak mau mengandalkan kepintaran dan hikmat manusia. Itu hal celaka dan sia-sia.

Amsal  21:30. Tidak ada hikmat (manusia) dan pengertian, dan tidak ada pertimbangan yang dapat menandingi TUHAN.

Yang diperlukan buat saya adalah meluangkan waktu sendiri dan mulai berdoa. Kekuatan, penghiburan dan sukacitaku adalah saat Dia mulai menyatakan isi hatiNya dan FirmanNya yang tidak dapat dibatalkan (Yohanes 10:35). Amin

Saat kita menemui jalan buntu, saat kita merasakan kebaikan dan berkat Tuhan, saat kita menemui kegagalan dan kesakitan, saran saya adalah Tetaplah berdoa dan mengucap syukur dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kita semua ( I Tesalonika 5 :17-18 )


"Apakah anda tahu bahwa orang yang belum dewasa rohani mungkin bisa memiliki pengertian akan Kitab Suci yang lebih besar daripada orang bijak dan orang pandai, namun sebagian besar penyimpangan Kitab Suci berasal dari orang-orang yang merasa memiliki wawasan lebih terhadap Kitab Suci karna hikmat dan kepandaian mereka. Sebagian besar orang Kristen mengetahui apa yang mereka percayai, tapi hanya sedikit yang tahu mengapa mereka mempercayainya"

 
Powered by Blogger
SELAMAT DATANG DI RESEP DAN ARTIKEL | DAPATKAN RESEP-RESEP MASAKAN MINUMAN KUE MAKANAN INDONESIA ASIA EROPA DAN ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK LAINNYA (di) sini (ANDA BISA PASANG IKLAN DI SINI) | TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA SALAM SUKSES SELALU GBU ALL